Jumat, 27 November 2015

Bumi Tempat Kehidupan

                                          Keberadaan Atmosfer Bagi Kehidupan

     Atmosfer adalah lapisan gas yang menyelubungi bumi dari permukaannya hingga jauh ke luar angkasa. Atmosfer terdiri atas unsur-unsur: Nitrogen (72,17%), Oksigen (20,97%), Karbon dioksida (0,0357%), Uap air, dan Gas lainnya.
     Atmosfer terdiri atas beberapa lapisan. Setiap lapisan dari atmosfer itu memiliki manfaat yang beragam bagi kehidupan.

1    1.      Troposfer

     Troposfer merupakan lapisan atmosfer terbawah, rata-rata 0-12 km di atas permukaan laut. Pada lapisan troposfer terjadi peristiwa-peristiwa cuaca dan iklim, seperti angin, uap air, salju, hujan, pelangi, hallon dan sebagainnya. Troposfer sangat mempengaruhi langsung kehidupan manusia.

      2.       Stratosfer

     Stratosfer adalah lapisan kedua setelah troposfer. Lapisan ini terletak pada ketinggian antara 18-49 km dari permukaan laut. Lapisan bawahnya, yaitu sampai ketinggian 35 km dari permukaan laut mengandung nitrogen yang jika turun ke troposfer dan jika terkena petir akan mengalami oksidasi nitrat sehingga dapat membantu pembentukan hujan. Lapisan atasnya mengandung ozon yang dapat menyerap radiasiultra violet sehingga kehidupan di bumi dapat berlangsung.

      3.       Atmosfer

     Lapisan atmosfer terdapat pada ketinggian 50-80 km dari permukaan laut. Di lapisan ini terjadi pemantulan atau refleksi gelombang radio yang dipancarkan, kemudian diterima di tempat lain.

      4.       Termosfer

     Termosfer terdapat pada ketinggian 80-500 km dari permukaan laut. Di lapisan ini terjadi proses inverse, sebagai akibat penyerapan radiasi sinar x dan ultraviolet yang dipancarkan oleh matahari. Pada ketinggian 100 km ke atas terjadi proses ionisasi yang mengakibatkan pemusataan ion positif dan ion negatif (elektron) sehingga lapisan ini disebut lapisan ionesfer. Ionesfer dapat memantulkan gelombang radio jarak jauh.

      5.       Eksosfer
\

     Eksosfer merupakan lapisan paling luar dalam atmosfer bumi. Pada lapisan ini gaya berat sangat kecil sehingga benturan antara bagian-bagian udara jarang terjadi. Pada lapisan eksosfer, meteor mulai berinteraksi dengan susunan gas atmosfer bumi sehingga meteor mengalami kehancuran sebelum jatuh ke bumi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar