Sabtu, 28 November 2015

Mereka yang Hampir Punah

                                                        Mereka yang Hampir Punah
Tumbuhan,hewan,dan berbagai jasad renik tersebut tersebar diseluruh permukaan bumi. Mereka semua ini jika tidak dijaga dan dilestarikan akan punah. Hewan yang hampir punah disebut hewan langka,itu artinya mereka tidak akan dapat kita temui lagi di bumi ini lagi. Oleh karena itu, mereka harus dilindungi dengan cara di jaga dan di lestarikan seperti halnya kamu menyanyangi hewan kesayanganmu di rumah.
Sampai saat ini para saintis, telah memberi nama sekitar 1,5 juta spesies organisme. Para ilmuan tersebut dapat memperkirakan beberapa banyak spesies yang masih ada sampai saat ini. Beberapa ilmuan yakin bahwa jumlah spesies yang masih ada sekitar 10 juta daerah yang paling banyak ditemukan spesies langka yaitu di hutan tropis. Karena di hutan tropis curah hujannya tinggi,sehingga tumbuhan mudah tumbuh . Selanjutya hewan-hewan pun semakin nyaman tempat hidupnya.Hewan -  hewan dapat punah karena beberapa. Misalnya, Habitat atau tempat hidup hewan tersebut berubah atau dirusak oleh manusia.
A. Perusakan Habitat

       Perusakan habitat adalah penyebab utama kepunahan hewan. Hewan – hewan hutan tropis sekarang ini , semakin terancam keberadannya akibat gergaji mesin dan buldose. Alat itulah yang dibuat manusia untuk membuka lahan baru atau hutan. Misalnya kera besar dan karnivora tidak dapat bertahan hidup kecuali mereka menempati tempat hidup yang cukup luas.
B. Perdagangan Hewan Liar 

      Hampir setiap tahun, manusia membunuh jutaan hewan liar untuk mengambil kulit dan banyak organ tubuh lainnya.Misalnya gajah di buru untuk diambil gadingnya , dan badak diburu untuk diambil culanya.Padahal dunia internasional telah membuat kesepakatan untuk melindungi populasi hewan yang terancam punah ini.
C.Pencemaran 

     Pencemaran dapat mengancam hewan liar seperti halnya manusia,dan segala jenis hewan juga membutuhkan air bersih dan makanan yang bebas dari pencemaran . Hewan penghuni sungai dan danau sangat rentan terhadap perubahan lingkungan. Selama beberapa tahun terakhir ini, limbah pestisida,pupuk,dan bahan kimia lain telah mencemari sungai akibatnya banyak populasi hewan liar menyusut tajam .

Jumat, 27 November 2015

Bumi Tempat Kehidupan

                                          Keberadaan Atmosfer Bagi Kehidupan

     Atmosfer adalah lapisan gas yang menyelubungi bumi dari permukaannya hingga jauh ke luar angkasa. Atmosfer terdiri atas unsur-unsur: Nitrogen (72,17%), Oksigen (20,97%), Karbon dioksida (0,0357%), Uap air, dan Gas lainnya.
     Atmosfer terdiri atas beberapa lapisan. Setiap lapisan dari atmosfer itu memiliki manfaat yang beragam bagi kehidupan.

1    1.      Troposfer

     Troposfer merupakan lapisan atmosfer terbawah, rata-rata 0-12 km di atas permukaan laut. Pada lapisan troposfer terjadi peristiwa-peristiwa cuaca dan iklim, seperti angin, uap air, salju, hujan, pelangi, hallon dan sebagainnya. Troposfer sangat mempengaruhi langsung kehidupan manusia.

      2.       Stratosfer

     Stratosfer adalah lapisan kedua setelah troposfer. Lapisan ini terletak pada ketinggian antara 18-49 km dari permukaan laut. Lapisan bawahnya, yaitu sampai ketinggian 35 km dari permukaan laut mengandung nitrogen yang jika turun ke troposfer dan jika terkena petir akan mengalami oksidasi nitrat sehingga dapat membantu pembentukan hujan. Lapisan atasnya mengandung ozon yang dapat menyerap radiasiultra violet sehingga kehidupan di bumi dapat berlangsung.

      3.       Atmosfer

     Lapisan atmosfer terdapat pada ketinggian 50-80 km dari permukaan laut. Di lapisan ini terjadi pemantulan atau refleksi gelombang radio yang dipancarkan, kemudian diterima di tempat lain.

      4.       Termosfer

     Termosfer terdapat pada ketinggian 80-500 km dari permukaan laut. Di lapisan ini terjadi proses inverse, sebagai akibat penyerapan radiasi sinar x dan ultraviolet yang dipancarkan oleh matahari. Pada ketinggian 100 km ke atas terjadi proses ionisasi yang mengakibatkan pemusataan ion positif dan ion negatif (elektron) sehingga lapisan ini disebut lapisan ionesfer. Ionesfer dapat memantulkan gelombang radio jarak jauh.

      5.       Eksosfer
\

     Eksosfer merupakan lapisan paling luar dalam atmosfer bumi. Pada lapisan ini gaya berat sangat kecil sehingga benturan antara bagian-bagian udara jarang terjadi. Pada lapisan eksosfer, meteor mulai berinteraksi dengan susunan gas atmosfer bumi sehingga meteor mengalami kehancuran sebelum jatuh ke bumi.

Keberadaan Pedosfer Bagi Kehidupan


                                    Keberadaan Pedosfer Bagi Kehidupan

     Pedosfer merukan lapisan tanah, yaitu lapisan terluar dari kerak benua (litofser). Pedosfer atau lapisan tanah adalah tubuh alam yang mengandung air, udara, bahan-bahan  mineral, dan organik membentuk morfologi kas yang dapat menumbuhkan berbagai jenis tanaman. Tanah terbentuk dari berbagai jenis batuan dan jasad  mahluk hidup yang mengalami pelapukan.

         A. Bunga Tanah 

      Bunga tanah disebut juga humus. Humus adalah sisa-sisa tanaman berupa daun dan ranting yang menumpuk di permukaan tanah kemudian megalami pelapukan.Umumnya tanah yang mengandung humus sangat subur. Artinya, tanah tersebut sangat baik untuk dijadikan sebagai media tanam.
sebab, tanah humus mengandung berbagai zat yang dibutuhkan oleh tanaman.Bunga tanah atau humus dapat dijumpai di wilayah yang memiliki banyak tumbuhan. Contohnya hutan. 

       B. Tanah vulkanik

     Tanah vulkanik adalah tanah yang terbentuk dari hasil pelapukan bahan-bahan yang keluar dari perut gunung berapi. Tanah vulkanik merupakan tanah yang subur karena banyak mengandung unsur hara yang dibutuhkan oleh tanaman. Menurut pusat penelitian tanah Bogor, FAO/UNESCO dan USDA mengklasifikasikan tanah yang tersusun dari bahan-bahan vulkanik sebagai tanah andosol. Tanah ini dicirikan dengan warnanya yang gelap, khususnya pada lapisan atas. Umunya tanah ini dapat di temukan di dataran tinggi di sekitar gunung berapi. Di Indonesia tanah andosol memiliki luas totalnya mencapai 5.39 juta ha,atau sekitar 29% dari lahan yang ada di Indonesia. Penyebarannya meliputi Sumatera Utara(1,06 juta ha),Jawa Timur (0,73 juta ha), Jawa Barat (0,50 juta ha),Jawa Tengah (0,45 juta ha)  dan Maluku (0,32 juta ha).


Hutan Di Bumi Jangan Rusak

                                                  Hutan Di Bumi Jangan Rusak

     Hutan adalah sebuah kawasan yang ditumbuhi dengan lebat oleh pepohonan dan tumbuhan lainnya. Hutan tersebar di seluruh dunia, kita dapat menemukan hutan baik di daerah Tropis, Beriklim Dingin, Di dataran Rendah, Di Pegunungan, Di Pulau Kecil, dan Di Benua Besar. Hutan berfungsi sebagai penampung karbondioksida, penghasil oksigen, habitat hewan, cadangan air, pelestarian tanah, dan merupakan salah satu aspek biosfera bumi yang paling penting.

     Hutan memberikan banyak manfaat bagi manusia. Oleh sebab itu, kita harus menjaganya. Saat ini banyak terjadi pembalakan liar atau penebangan liar di dunia ini. Akibatnya, hutan menjadi gundul dan kehidupan di dalamnya menjadi terganggu. Jika pembalakan liar terus terjadi maka akan terjadi bencana karena hutan tidak dapat melakukan fungsinya.


     Data yang dikeluarkan Bank Dunia menunjukan bahwa sejak tahun 1985-1997 Indonesia telah kehilangan hutan sekitar 1,5 Juta Hektar setiap tahun dan diperkirakan hanya sekitar 20 Juta hutan produksi yang tersisa. Penebangan liar terjadi karena meningkatnya kebutuhan kayu di pasar Internasional, konsumsi lokal, lemahnya penegakan hukum, dan pemutihan kayu yang terjadi di luar kawasanan tebangan.

                                                   Perjuangan Dengan Gerilya

     Jendral Soedirman berangkat dengan keadaan fisik sangat lemah. Rombongannya terdiri atas dua ajudan dan satu dokter pribadi (Dr. Suwondo), satu kompi pasukan pengawal, ditambah beberapa orang yang bukan anggota staf pribadi Jendral Soedirman antara lain Mohammad Yunus dan Harsono Tjo Kroaminoto. Ajudan yang pertama bersama dokter pribadi bertugas mengawasi kondisi kesehatan Jendral Soedirman, sedangkan ajudan lainnya, Kapten Soepardjo Rustaman, menjalin hubungan dengan markas komando di daerah-daerah yang akan dilalui rombongan Jendral Soederman. Bertindak sebagai komando kompi pengawal adalah Kapten Tjokropranolo.



     Pada saat terakhir bergeriliya, kesehatan panglima besar Jendral Soedirman semakin menurun sehingga beliau terpaksa harus terus ditandu untuk meneruskan geriliya.



     Setelah bergeriliya selama hampir tujuh bulan, akhirnya pada 10 Juli 1949 Panglima Besar Soedirman kembali ke Yogyakarta. Hal ini dimungkinkan karena telah diperoleh kesepakatan mengenai pokok-pokok pelaksanaan gencatan senjata dan kembalinya pemerintah RI ke Yogyakarta pada 22 Juni 1949 sesuai dengan hasil dari perjanjian Roem-Royen yang telah ditanda tangani pada 7 Mei 1949.



     Dalam perjalanan kembali ke Yogyakarta Panglima Besar Jendral Soedirman beserta rombongan mendapat sambutan yang hangat dari rakyat disetiap desa yang dilaluinya.

Mengenal Virus

                1.       Pengertian Virus

      Para ahli biologi mengemukakan bahwa virus merupakan peralihan antara makhluk hidup dan benda mati. Dikatakan benda mati karena dapat dikristalkan, sedangkan dikatakan makhluk hidup karena dapat berkembag biak.  Virus juga memberikan pengaruh banyak pada dunia kesehatan dan bioteknologi seperti pembuatan vaksin sampai ke peranan yang merugikan manusia, hewan, dan tumbuhan.
a.       Sejarah Penemuan Virus
      Virus merupakan jasad renik yang hanya dapat dilihat dengan bantuan mikrosop. Mulanya jasad renik atau objek-objek yang berukuran sangat kecil dimulai sejak ditemukannya mikrosop oleh Anthony Van Leeuwenhoek (1632-1723). Mikrosop pertama mampu melihat perbesaran objek hingga 150 kali ukuran asli. Dengan berbagai teknik dan susunan lensa yang semakin disempurakan mikrosop cahaya mampu melihat objek hingga perbesaran 1000 kali. Perkembangan pesat tentang mikrosop mengantarkan pada penemuan mikrosop electron yang dapat melihat objek mikroskopis seperti virus dengan lebih rinci. Penemuan virus dimulai tahun 1882 dengan adanya penyakit yang menimbulkan bintik kekuningan pada daun tembakau.
      Ilmuan Jerman bernama Adolf Mayer melakukan percobaan dengan meyemprotkan getah tanaman tembakau yang sakit pada tanaman yang sehat, ternyata tanaman sehat menjadi tertular. Pada tahun 1897, Martinus Beijerinck ahli mikrobiologi Belanda menemukan fakta bahwa partikel mikrokopis yang menyerang tembaku dapat bereproduksi pada tanaman tembakau, tetapi tidak dapat dibiakan pada medium pertumbuhan bakteri. Fakta lainnya menunjukan bahwa partikel tersebut tidak mati dimasukkan dalam alkohol berbeda dengan bakteri yang mati ketika dimasukkan ke dalam alkohol.
·         Ciri-ciri umum virus:


     a.       Memiliki sifat yang mirip dengan parasit obligat, yaitu hanya dapat hidup dan berkembang biak dalam sel hidup
     b.      Virus bersifat aseluler (tidak memiliki sel)
     c.       Virus hanya memiliki salah satu macam asam nuleat RNA saja atau DNA saja
     d.      Virus umumnya berupa hablur (Kristal)
     e.      Virus berukuran lebih kecil daripada bakteri, yaitu berkisar antara 20 milimikron sampai 300 milimikron.        Mikrosop electron dapat mendeteksinya dengan perbesaran 50.000 kali
     f.        Virus tidak bergerak, tidak membelah diri, tidak dapat diendapkan dengan sentrifugasi biasa dan dapat          dikristalkan

     g.       Virus hanya membutuhkan asam nukleat untuk bereproduksi dan tidak melakukan aktivitas metabolism di dalam tubuhnya