Jumat, 27 November 2015

Mengenal Virus

                1.       Pengertian Virus

      Para ahli biologi mengemukakan bahwa virus merupakan peralihan antara makhluk hidup dan benda mati. Dikatakan benda mati karena dapat dikristalkan, sedangkan dikatakan makhluk hidup karena dapat berkembag biak.  Virus juga memberikan pengaruh banyak pada dunia kesehatan dan bioteknologi seperti pembuatan vaksin sampai ke peranan yang merugikan manusia, hewan, dan tumbuhan.
a.       Sejarah Penemuan Virus
      Virus merupakan jasad renik yang hanya dapat dilihat dengan bantuan mikrosop. Mulanya jasad renik atau objek-objek yang berukuran sangat kecil dimulai sejak ditemukannya mikrosop oleh Anthony Van Leeuwenhoek (1632-1723). Mikrosop pertama mampu melihat perbesaran objek hingga 150 kali ukuran asli. Dengan berbagai teknik dan susunan lensa yang semakin disempurakan mikrosop cahaya mampu melihat objek hingga perbesaran 1000 kali. Perkembangan pesat tentang mikrosop mengantarkan pada penemuan mikrosop electron yang dapat melihat objek mikroskopis seperti virus dengan lebih rinci. Penemuan virus dimulai tahun 1882 dengan adanya penyakit yang menimbulkan bintik kekuningan pada daun tembakau.
      Ilmuan Jerman bernama Adolf Mayer melakukan percobaan dengan meyemprotkan getah tanaman tembakau yang sakit pada tanaman yang sehat, ternyata tanaman sehat menjadi tertular. Pada tahun 1897, Martinus Beijerinck ahli mikrobiologi Belanda menemukan fakta bahwa partikel mikrokopis yang menyerang tembaku dapat bereproduksi pada tanaman tembakau, tetapi tidak dapat dibiakan pada medium pertumbuhan bakteri. Fakta lainnya menunjukan bahwa partikel tersebut tidak mati dimasukkan dalam alkohol berbeda dengan bakteri yang mati ketika dimasukkan ke dalam alkohol.
·         Ciri-ciri umum virus:


     a.       Memiliki sifat yang mirip dengan parasit obligat, yaitu hanya dapat hidup dan berkembang biak dalam sel hidup
     b.      Virus bersifat aseluler (tidak memiliki sel)
     c.       Virus hanya memiliki salah satu macam asam nuleat RNA saja atau DNA saja
     d.      Virus umumnya berupa hablur (Kristal)
     e.      Virus berukuran lebih kecil daripada bakteri, yaitu berkisar antara 20 milimikron sampai 300 milimikron.        Mikrosop electron dapat mendeteksinya dengan perbesaran 50.000 kali
     f.        Virus tidak bergerak, tidak membelah diri, tidak dapat diendapkan dengan sentrifugasi biasa dan dapat          dikristalkan

     g.       Virus hanya membutuhkan asam nukleat untuk bereproduksi dan tidak melakukan aktivitas metabolism di dalam tubuhnya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar